Pada tahun 2015 ini, tema APP kita adalah "Tiada Syukur Tanpa Peduli". Dikatakan bahwa bersyukur tidaklah cukup untuk kita, namun kita harus juga peduli terhadap sesama untuk mewujudkan rasa bersyukur kita.
Arti Logo:
1. Obyek visual sangat dinamis yang menandakan semangat dan keinginan bahwa bersyukur itu bukan terpekur. Ungkapan syukur itu tidak selalu identik dengan doa atau menyembah. Syukur bisa bermakna lebih aktif untuk membagikan karunia yang telah kita terima.
2. Setangkup tangan yang membentuk merpati dengan daun/biji gandum/padi dan ketiganya saling berhubungan sehingga tercipta lingkaran yang tak terputuskan, dapat melambangkan:
- Roh Kudus yang berkarya dalam iman Gereja
- Ikatan persaudaraan yang aktif dalam doa dan dalam berbela rasa dengan saling berbagi dan menerima: kasih – damai – sejahtera.
- Biji gandum/padi bukan saja simbol kesejahteraan namun juga ungkapan pertumbuhan.
- Biji gandum/padi juga menandai Gereja yang ramah lingkungan dan dipertegas dengan tulisan tema yang berwarna hijau.
- Merpati atau setangkup tangan warna-warna melambangkan keberagaman umat terirorial maupun kategorial di Keuskupan Agung Jakarta yang dipenuhi Roh Kudus, saling memberi dan menerima.
Maka dari itu, mulai hari ini (Rabu Abu) hingga Jumat Agung, kita diwajibkan untuk BERPANTANG setiap hari Jumat. Pantang yang dilakukan bisa bermacam-macam, contohnya : Pantang menyontek, pantang mengobrol, pantang bermain, dan sebagainya.
Adapun lagu yang dibuat oleh KAJ (Keuskupan Agung Jakarta) yang dapat dinyanyikan dalam masa prapaskah 2015, yang berjudul sama seperti temanya, yaitu "Tiada Syukur Tanpa Peduli".
Dalam rangka tahun syukur, maka Gereja juga membuat Dua Tahun Syukur.
Maka, sebagai tanda syukur dan peduli kita, mari kita mengumpulkan sumbangan APP (Aksi Puasa Pembangunan) 2015. Mohon bendahara kelas mengkoordinir. Terima kasih.



No comments:
Post a Comment